5 Cara agar Makanan Kucing Tidak Mudah Kedaluwarsa

5 Cara agar Makanan Kucing Tidak Mudah Kedaluwarsa

Punya stok makanan kucing di rumah memang menenangkan. Pasalnya, Anda tidak perlu repot-repot pergi keluar masuk supermarket atau toko hewan hanya untuk membeli makanan. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai agar stok makanan hewan kesayangan tersebut tidak mudah kedaluwarsa.

1. Simpan dalam Toples

Apabila Anda memiliki stok makanan kering untuk kucing lebih baik disimpan dalam toples kering yang praktis. Boleh saja Anda tetap menyimpannya dalam kemasan. Namun, alangkah lebih baik lagi jika menyimpan makanan kering tersebut dalam toples yang kedap terhadap udara. Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kondisi makanan sekalipun di dalam toples.

2. Pisahkan Stok

Apabila Anda masih memiliki stok lama yang tinggal setengah persediaannya, alangkah lebih baik dipisah dengan stok yang baru. Hal ini dikarenakan stok lama lebih mendekati masa habis produk. Selain itu juga, bisa jadi stok lama apabila tidak segera dihabiskan dapat menyebabkan tumbuh jamur. Jika Anda campur antara stok lama dan stok baru, maka stok baru dapat terkontaminasi.

3. Simpan dalam Kulkas

Jika Anda masih memiliki stok makanan basah untuk hewan, lebih baik disimpan dalam kulkas. Suhu yang tepat yang bisa Anda gunakan adalah 4 sampai 7 derajat celcius. Sekalipun makanan basah merupakan stok, pastikan jangan terlalu lama menyimpan dalam kulkas. Setidaknya jangan menyimpan makanan basah dalam kulkas lebih dari 5 hari.

Selain itu, untuk menyimpan makanan basah seperti ini tidak usah ditempatkan dalam tempat khusus. Cukup dalam kaleng kemasannya saja. Apabila Anda ingin memberikan makanan basah ini kepada hewan peliharaan, langsung berikan 1 kaleng tersebut. Anda bisa memilih makanan basah dengan porsi sekali makan sebagai stok makanan.

4. Siapkan Air di Bawah Tempat Makanan

Apabila kucing Anda tidak menghabiskan makanannya, Anda bisa mengakalinya agar tidak membuang makanan. Caranya mudah saja. Siapkan baskom yang berisi air lalu tempatkan wadah makanan kucing di atasnya. Hal ini ditujukan agar semut ataupun binatang lainnya mendekati makanan kucing Anda.

5. Tutup Kemasan dengan Rapat

Apabila Anda terpaksa menyetok makanan baik itu kering maupun basah dalam kemasan yang besar, pastikan Anda menutup kemasan atau toples dengan rapat. Terlebih lagi setelah membuka dan ingin menggunakannya lagi di lain hari. Pastikan dengan benar tidak ada udara yang tersisa di dalam kemasan yang sudah dibuka. Tentu saja hal ini membuat stok makanan jauh lebih awet jika dibandingkan dibiarkan terbuka atau tidak tertutup dengan benar.

Demikian beberapa cara yang bisa membuat stok makanan kucing Anda lebih awet. Jangan lupa juga selalu jaga kebersihan. Baik itu di dalam kulkas, kemasan makanan, toples, wadah makan kucing, maupun area sekitarnya. Termasuk mengambil stok makanan menggunakan sendok yang bersih dan selalu membersihkan sisa makanan kucing yang berceceran di lantai.